Zul Zivilia ‘Aishiteru’ Terlibat Jaringan Pengedar Narkoba Internasional?

Zul Zivilia ‘Aishiteru’ Terlibat Jaringan Pengedar Narkoba Internasional?

duniague.ne – Vokalis Band Zul Zivilia alias Zivilia Zulkifli kini hanya dapat menyesali perbuatannya dan bersiap menanggung semua risikonya. Ia pun mengaku jalan hidup yang dipilihnya selain sebagai vokalis band adalah menjadi seorang pengedar narkoba. Jenis narkoba yang ia edarkan adalah jenis sabu dan ekstasi.

Zul Zivilia ‘Aishiteru’ Terlibat Jaringan Pengedar Narkoba Internasional?

Selain Zul, tiga orang lainnya yang juga ditangkap oleh polisi, adalah Andu (28), Rian (26), dan perempuan berinisial D (26).

Dari hasil penangkapan tersebut, polisi menyita berupa barang bukti sabu 9,5 kilogram beserta ekstasi dengan jumlah 24.000 butir.

Dengan jumlah hasil temuan barang narkotika sebanyak itu, mungkinkah Zul Zivilia termasuk ke dalam suatu jaringan pengedar kelas internasional? Berikut adalah sejumlah fakta yang mengejutkan diungkap polisi pada saat penangkapan Zul Zivilia:

Dua Kali Edarkan Sabu

Zul mengaku mengedarkan sabu dan ekstasi baru dua kali ketika dilakukan pemeriksaan.

Tapi, polisi tidak mudah begitu saja untuk mempercayai pengakuan Zul tersebut. Selain atas dasar temuan narkoba dengan jumlah yang banyak, ketika ditangkap, Zul juga sedang membungkus barang tersebut yang akan Ia edarkan bersama dengan tiga rekannya.

Alasan Jadi Pengedar

Menurut hasil pemeriksaaan teruungkap bahwa Zul Zivilia beserta jaringannya telah jadi pengedar sejak sekitar tahun 2017. Zul mengngkap Ada dua alasan sampai Ia melakukan hal tersebut, yaitu ekonomi dan hutang budi.

Barang Bukti Ditemukan

Polisi mengamankan barang bukti yang di dapat dari tangan Zul dan ketiga tersangka.

Barang bukti tersebut berupa methampetamin sabu seberat 9,5 Kg, ekstasi sejumlah 24.000 butir, 4 buah HP dengan simcard, 2 kartu ATM, Timbangan elektric serta uang senila Rp 1.400.000.

“barang bukti tersebut yang diamankan memiliki total keseluruhan yaitu methampetamin sabu seberat 50,6 Kg dan ekstasi sejumlah 54.000 butir,” ungkap Eddy.

Bukan Pengedar Eceran

Temuan yang tidak kalah mengagetkan berhasil diungkap polisi yaitu Zul Zivilia beserta jaringannya tersebut bukan pengedar narkoba eceran. Hal tersebut diungkap di Mapolda Metro Jaya oleh Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Suwondo Nainggolan.

“Jadi dia ini bukan kelas pengecer,” ungkap Suwondo, pada Jumat kemarin.

Ketika menerima barang haram itu dari seorang bandar, kemudian Zul membagi kembali barang tersebut untuk dikirim kepada pengecer, namun tidak dalam dengan yang kecil.

Terlibat Jaringan Pengedar Narkoba kelas Internasional?

Dari pertanyaan tersebut, polisi belum dapat memastikan. karena hingga saat ini polisi mengaku belum memperoleh fakta pendukung. Pada kasus lain, polisi biasanya memperoleh informasi tambahan dari negara lain.

Dari hasil penangkapan bahwa barang haram tersebut diambil tersangka dari Pulau Sumatera. Maka tidak menutup kemungkinan bahwa kasus narkoba ini merupakan bagian dari jaringan internasional.

“Barang-barang ini juga dia ambil dari Pulau Sumatera itu potensi dari luar negeri,” ungkap Kombes Pol Suwondo Nainggolan.

 

Sharing is caring!

shares