kontrol keuangan remaja

Mengatur Keuangan Bagi Kaum Milenial

duniague – Bagi kaum muda jaman sekarang atau lebih dikenal sebagai kaum milenial, bisa mengatur keuangan dengan baik merupakan hal harus bisa dilakukan. Sebab, mengelola keuangan itu memang harus segera dimulai sedini mungkin dan memang bisa mengatur keuangan dengan baik itu tidak bisa didapatkan secara instan harus melalui sebuah proses yang harus dilakukan.

kontrol keuangan remaja

Pada usia – usia remaja atau bisa dikatakan usia anak kuliahan, ini merupakan salah satu masa – masa emas untuk belajar. Bahkan, bisa jadi ini merupakan masa – masa untuk bisa dijadikan sebagai pijakan dalam meraih kesuksesan. Dan hal ini bisa dimulai dengan cara bisa mengatur keuangan dengan baik terlebih dahulu. Jika sudah bisa mengelola keuangan diri sendiri dengan baik, maka jika sudah menikah hal ini bisa menjadi sebuah hal yang bermanfaat.

Cara mengatur keuangan bagi kaum mahasiswa bisa dimulai dari melakukan atau pun membuat list sederhana mengenai jumlah pemasukan serta pengeluran kita. Misalnya saja, pada awal bulan mendapatkan kiriman uang saku dari orang tua sebesar sekian – sekian. Untuk pengeluaran harian, pengeluaran mingguan serta pengeluaran bulanan.

Pengeluaran untuk kebutuhan harian misalnya untuk makan, transportasi dan lainnya. Sementara itu untuk pengeluaran mingguan bisa berupa air minum galon dan lainnya. Pengelaran bulanan meliputi pulsa, kuota data, bayar kos dan lain sebagainya.

Simak Juga : Anda Perlu Tahu Sebelum Anda Putuskan Berlibur Ke Swiss

Totalkanlah jumlah pengeluran itu dan usahakan jangan sampai lebih dari jumlah pendapatan di setiap bulannya. Apabila ternyata ada kelebihan, bisa dimasukkan dalam slot tabungan. Dengan demikian, meski pun sebagai seorang mahasiswa namun anda masih bisa memiliki tabungan karena mampu mengelola keuangan dengan baik.

Namun jika kalian menganggap hal itu terlalu ribet, maka bisa juga menggunakan metode yang lainnya. Yakni dengan langsung membagi jumlah pemasukan tiap bulannya. Misalnya saja 50 % pemasukan untuk kebutuhan pokok, 30 % untuk kebutuhan hidup dan 20 % sisanya untuk tabungan dan kebutuhan tak terduga.

Kebutuhan pokok meliputi transportasi, makan, bayar kost, pulsa dan lainnya. Sementara itu kebutuhan hidup bisa berupa untuk nonton, belanja baju, nongkrong bersama teman dan lainnya. Sedangkan 20 % sisa bisa dibagi menjadi dua antara tabungan dan biaya tidak terduga. Biaya tidak terduga ini bisa dipergunakan untuk slot pengeluaran yang tidak selalu ada setiap bulannya. Misalnya saja untuk membeli kado sahabat yang ulang tahun, membayar biaya service kendaraan atau pun hal – hal lain yang memang tidak terduga.

Apabila mampu mengaplikasikan atau pun mengatur keuangan dengan baik sejak remaja, maka ini akan menjadi modal yang sangat berharga saat melangkah ke fase selanjutnya, yakni ketika memasuki dunia pernikahan. Oleh sebab itu, tidak ada salahnya jika kaum milenial saat ini sudah belajar untuk mengelola keuangannya dengan baik dan benar. Sebab memang untuk bisa mengatur keuangan dengan baik itu harus dimulai dengan belajar sejak awal.

Sharing is caring!

shares